Migas News

Penurunan Harga Minyak Hingga 15% !!!!

Commerzbank menganalisis akan minyak mentah diprediksi memliki potensi penurunan di pasar global untuk beberapa bulan ke depan pada awal tahun ini. Penurunan tersebut terjadi setelah kontrak berakhir pada level tertinggi sejak Desember 2014.

Menurut analis senior di Commerzbank, koreksi harga ke bawah bahkan bisa mencapai 15%. Harga minyak naik ke tingkat tertinggi sejak pertengahan 2015 pada hari Rabu di tengah kerusuhan politik di Iran. Meskipun para analis mengatakan ada sedikit risiko gangguan pasokan dari produsen terbesar OPEC. Sementara posisi panjang melejit, posisi pendek, atau taruhan bahwa harga akan turun, telah turun ke tingkat terendah sejak Februari dalam beberapa pekan terakhir.

Reli harga minyak “pasti karena overheating karena spekulan yang berlebihan dan kemungkinan akan membaik pada bulan depan,” Eugen Weinberg, kepala riset komoditas di Commerzbank, seperti mengutip CNBC.com.

“(Saya mengharapkan) harga minyak untuk mengoreksi setidaknya 10 sampai 15 persen dalam beberapa bulan mendatang karena fundamental saat ini tidak membenarkan kekuatan semacam ini,” kata Weinberg.

Harga minyak turun dari level tertingginya dalam 2,5 tahun pada hari Jumat karena lonjakan produksi AS tampaknya mengurangi kekhawatiran pasokan yang dipicu oleh demonstrasi anti-pemerintah di Teheran. Minyak mentah Brent diperdagangkan pada US$67,38 per barel sekitar pukul 12:00. Waktu London (7 a.m. ET), turun 1 persen, sementara minyak mentah A.S. terlihat pada US$61,41, turun 0,9 persen.

Sementara sebagian besar kelas aset mencatat kenaikan pada 2017, Weinberg mengatakan bahwa sektor komoditas telah ditahan oleh kombinasi keputusan kebijakan moneter dan faktor geopolitik Weinberg mengemukakan komponen terpenting untuk komoditas pada awal 2018 adalah kegiatan investasi.

Taruhan spekulatif bahwa harga minyak mentah AS akan meningkat telah melonjak sejak September, karena OPEC dan 10 produsen sekutu lainnya, termasuk Rusia, mendapat kesepakatan untuk terus membatasi produksi minyak mereka. Kesepakatan tersebut telah membantu untuk menghapus pasokan global yang menggantung dan mengalirkan stok minyak mentah.

Pada bulan Desember, Goldman Sachs dan Morgan Stanley menaikkan perkiraan harga minyak masing-masing. Alasannya, komitmen pimpinan OPEC yang lebih kuat dari perkiraan untuk memperpanjang pemotongan output. Pemotongan, yang dimulai pada bulan Januari 2017, siap berlanjut sampai tahun 2018.

Harga minyak turun dari hampir US$120 per barel pada bulan Juni 2014 karena melemahnya permintaan, dolar yang kuat dan produksi serpih AS yang melonjak.  Keengganan OPEC untuk memotong output juga dipandang sebagai alasan utama di balik jatuhnya. Tapi, kartel minyak segera bergerak untuk mengekang produksi,bersama dengan negara penghasil minyak lainnya, pada akhir 2016. (diolah dari berbagai sumber/Sri)

Read Me Leave comment

Mengapa Terjadi Penurunan Pada Harga Minyak ??

Awal tahun 2018 ini, menunjukkan adanya penurunan level perdagangan harga minyak dari level tertinggi dalam tiga tahun sebelumnya. Setiap pedagan menunggu keputusan dalam adminitrasi. Trump tentang apakah akan memperpanjang keringanan sementara dalam sanksi terhadap iran.

Minyak West Texas Intermediate untuk pengiriman Februari CLG8, -0,66% kehilangan 35 sen atau 0,6% menjadi US$63,45, sementara Brent untuk Maret LCOH8, -0,23% turun 13 sen atau 0,2% menjadi US$69,15, seperti mengutip marketwatch.com.

Penurunan ini terjadi setelah kedua kontrak berakhir pada level tertinggi sejak Desember 2014 pada hari Kamis, setelah data pada awal minggu menunjukkan bahwa stok AS terus menyusut. “Pasar diperdagangkan lebih rendah dalam respon teknis terhadap kegagalan menembus di atas US$70 di Brent. Tingkat psikologis juga menghentikan kemajuan Brent pada 2015,” kata Ole Hansen, Kepala Strategi Komoditas di Saxo Bank, dalam komentar email.

“Presiden Trump belum membuat pernyataan tentang Iran. Menjelang pernyataan ini, risiko downside dari sini masih terbatas mengingat potensi dampak bullish jika ia menjauh dari kesepakatan nuklir,” tambahnya.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menghadapi tenggat waktu pada hari Jumat apakah akan mengampuni atau mengajukan sanksi kepada Iran pekan ini, sebuah keputusan yang memiliki implikasi terhadap ekspor minyak Iran.

Jika sanksi diajukan kembali, itu bisa membatasi ekspor minyak Iran dan selanjutnya membantu mengurangi kekenyangan pasokan global yang membuat tutup harga pada beberapa tahun terakhir. Namun, jika Trump terus membebaskannya, Iran akan dapat terus menjual minyak ke pasar energi global.

Pada Jumat pagi, Trump yang telah bersumpah untuk membatalkan perjanjian tersebut, akan memperpanjang keringanan sanksi tersebut, namun akan memberi Kongres AS dan sekutu Eropa untuk menentukan kesepakatan tersebut. Kemudian pada hari Jumat, Baker Hughes BHGE mingguan, + 2,90% data jumlah rig kemungkinan akan menarik perhatian.

Pada produk energi lainnya pada hari Jumat, bensin RBG8, -0,30% turun 0,2 menjadi US$1,83 per galon. Sementara minyak pemanas HOG8, + 0,00% rata pada US$2,08 per galon. Gas alam NGG18, + 1,13% melonjak 0,8% menjadi US$3,11 per juta British thermal uni. (diolah dari berbagai sumber/Sri)

Read Me Leave comment

Manfaat Gas Alam ; Transportasi dan Rumah Tangga

 

Gas alam sering disebut sebagai gas bumi atau gas rawa. Gas rawa berdasarkan dari bahan bakar fosil berbentuk gas yang terutama terdiri dari metana (CH4). Bahan bakar yang ditemukan di lading minyak ladang gas bumi dan juga tambang batu bara.

 

Gas bumi merupakan sumber daya alam dengan cadangan terbesar ketiga di dunia setelah batu bara dan minyak bumi. Gas alam pada awalnya tidak dikonsumsi sebagai sumber energi karena kesulitan dalam hal transportas sehingga selalu dibakar ketika diproduksi bersamaan dengan minyak bumi.

 

Pemanfaatan gas alam di Indonesia tidak hanya untuk transportasi dan rumah tangga saja, tetapi sekarang untuk industry. Produk dari gas alam yang digunakan adalah LPG (Liquid Petroleum Gas), CNG (Compressed Natural Gas), LNG ( Liquid Natural Gas) dan Coal Bed Methane (CBM) yang merupakan sumber non konvensional yang sedang dikembangkan di Indonesia.

 

Pada tahun 2015 Indonesia memilii empat kilang pengolahan LNG, dengan kapasitas terpasang 39 MTPA. Kilang LNG berlokasi di Arun (6,8 MTPA), Bontang Kalimantan Timur (22,6 MTPA), Tangguh di Papua Barat (7,6 MTPA) dan Donggi Senoro Sulawesi Tengah (2 MTPA).Gas bumi merupakan sumber daya alam dengan cadangan terbesar ketiga di dunia setelah batu bara dan minyak bumi.

 

Gas alam pada awalnya tidak dikonsumsi sebagai sumber energi karena kesulitan dalam hal transportas sehingga selalu dibakar ketika diproduksi bersamaan dengan minyak bumi. Pemanfaatan gas alam di Indonesia tidak hanya untuk transportasi dan rumah tangga saja, tetapi sekarang untuk industry.

 

Gas alam di Indonesia memiliki peranan yang cukup dominan setelah peran minyak sebagai sumber energi utama mulai dikurangi. Apalagi dengan komitmen yang diberikan pemerintah dalam Clean Developement Mechanism pada Kyoto Protocol, gas alam mulai dipilih karena tingkat polusi yang lebih rendah. (diolah dari berbagai sumber/Sri)

Read Me Leave comment

Ekspor Minyak Bumi dan Gas di Jawa Timur

 

Orang pertama mengenal minyak bumi ini begitu berharga. Begitu awalnya orang berhasil mengangkat minyak yang ada di perut bumi ini dan mengolahnya di atas perut bumi. Minyak dan gas bumi itu khan biasa juga disebut dengan hidrokarbon, karena penyusun utamanya adalah C (Carbon) dan H (hydrogen).

 

Hidrokarbon ini berasal dari organic, senyawa utama yang bertugas membentuk minyak dan gas bumi ini adalah lipids (lemak,steroid, dan pigmen), protein dan karbohidrat. Proses pembentukkannya menjadi minyak bumi itu membutuhkan waktu yang lama (dalam skala jutaan tahun) dan proses yang kompleks. Komponen dan proses yang diperlukan buat membentuk dan menyimpan hidrokarbon disebut dengan “Petroleum System”.

 

Semakin berkembangnya setiap tahun minyak dan gas bumi di Jawa Timur memiliki tiga aktivitas pokok dari migas. Produksi Minyak dan Gas, Kilang minyak, Gas, LPG  Dan penyimpanan BBM. Dengan adanya aktivitas pokok tersebut, dapat diartikan migas Jawa Timur dilakukan secara lengkap.

 

Pada kegiatan tersebut artinya bahwa jawa Timur dalam kegiatan usaha minyak dan gas. Kegiatan pertama dimulai dengan penambangan dari minyak dan gas dari perut bumi. Kegiatan kedua adalah pengolahan hasil minyak dan gas berupa kilang, yaitu kilang minyak akan menghasilkan produk minyak berupa BBM dan turunannya, kilang gas mengolah Gas menjadi beberapa macam Gas, misal untuk pupuk, untuk gas industry atau rumah tangga melalui PT Gas, kilang LPG, Gas untuk kebutuhan sendiri untuk peningkatan produksi tambang. Kegiatan ketiga adalah penyimpanan BBM dan Gas, sebelum didistribusikan BBM dan Gas hasil kilang ditampung dalam tangki penyimpanan.

 

Kegiatan selain diatas selanjutnya mengekspor Minyak Bumi dan Gas. Ekspor migas  yang dilakukan diwilayah Jawa Timur berupa Minyak mentah, Gas , dan beberapa produk turunan dari Migas termasuk ekspor BBM, hanya ekspor diluar minyak jumlahnya relative kecil.

 

Aktivitas ekspor minyak dan gas bumi di Jawa Timur adalah perusahaan Migas,  yaitu : (1) PT Petrochina, (2) PT.Canada  Resources , (3) PT. Hess Indonesia , (4)  PT. PWE WMO/Codeco Energy, (5) PT. Kangean Energy, (6) PT. Lapindo Brantas , (7) PT. Santos Pty , (8) PT. Mobil Cepu , dan (9) PT Pertamina. (diolah dari berbagai sumber/Sri)

 

Read Me Leave comment

Eksploitasi Mendukung Ekonomi

 

Kegiatan eksplorasi sangat penting dilakukan. Pengusahaan bahan tambang dilaksanakan mengingat keberadaan bahan galian yang penyebarannya tidak merata.  Kegiatan eksplorasi ini sifatnya sementara yang suatu saat akan habis tergali.

 

Penyelidikan sangat diperlukan untuk menentukan lokasi sebaran, kualitas dan jumlah cadangan. Perusahaan melakukan kegiatan tersebut agar tidak membuang tenaga dan modal, disamping untuk mengurangi resiko kegagalan, kerugian materi, kecelakaan kerja dan kerusakan lingkungan.

 

Penyelidikan lapangan digunakan untuk mengumpulkan data/informasi yang lengkap tentang keberadaan sumber daya alam di suatu tempat. Eksploitasi juga sebagai usaha penambangan dengan maksud untuk menghasilkan bahan galian dan memanfaatkannya.

 

Kegiatan ini dapat dibedakan berdasarkan sifat bahan galiannya yaitu, galian padat dan bahan galian cair serta gas. Sejauh yang diketahu eksplorasi sumberdaya alam masih tetap penjabaran dari paradigm tersebut. Eksploitasi sumberdaya alam yang hanya diarahkan untuk mendukuung pertumbuhan ekonomi tanpa memperhatikan secara keseimbangannya. (diolah dari berbagai sumber/Sri)

Read Me Leave comment

Hasil Olahan Perut Bumi

 

 

Minyak bumi merupakan salah satu sumber energi dunia saat ini, tapi minyak mentah yang diperoleh dari sumur harus melalui tahap pengilangan agar diperoleh produk-produk yang dapat digunakan, salah satunya adalah dalam bentuk bahan bakar.

 

Produk Hasil Pengilangan Minyak Bumi

Cukup banyak produk-produk hasil pengolahan minyak mentah yang dihasilkan dari kilang. Namun, hanya beberapa saja yang familiar bagi masyarakat, contohnya bensin, solar dan minyak tanah. Agar dapat mengetahui mengenai jenis-jenis produk hasil pengilangan/penyulingan minyak mentah, di bawah ini telah dituliskan jenis-jenisnya.
 

LPG ( Liquefied Petroleum Gas)

Secara umum, LPG merupakan salah satu produk hasil penyulingan minyak mentah berupa gas cair. Unsur utamanya berupa hidrokarbon ringan, seperti propana (C3H8), butana (C4H10), serta terdapat juga sejumlah kecil etana (C2H6) dan pentana (C5H12). Dari segi penggunaannya, LPG umumnya dimanfaatkan sebagai bahan bakar industri dan rumah tangga. Bahkan, saat ini sudah ada kendaraan bermotor yang telah menggunakan gas terutama LPG sebagai bahan bakarnya.
 

Avtur (Aviation Turbine)

Bahan bakar Avtur atau disebut juga dengan Jet-A1 merupakan bahan bakar untuk pesawat terbang yang menggunakan mesin turbin. Bahan bakar ini dibuat dari kerosene (minyak tanah). Karena terbuat dari kerosene, makas sifat avtur dan minyak tanah sangat mirip, seperti memiliki rentang rantai karbon serta senyawa hidrokarbon yang sama (parafinik dan naftenik).

 

Avgas (Aviation Gasoline)

Sama halnya dengan avtur, produk hasil olahan minyak bumi ini juga bisa dikatakan cukup asing di telinga masyarakat. Avgas adalah bahan bakar minyak yang dibuat khusus untuk pesawat terbang dengan mesin yang memiliki ruang pembakaran internal dan bermesin piston (piston engine). Selain digunakan sebagai bahan bakar pesawat, avgas juga digunakan sebagai bahan bakar untuk mobil balap dan pesawat tempur. Avgas diperoleh dari hasil pengembangan gasoline (bensin), pengembangannya meliputi titik nyala, titik beku dan volality.
 

Bensin

Bensin atau dalam bahasa Inggris disebut gasoline adalah salah satu produk hasil olahan minyak bumi yang cukup familiar di telinga masyarakat. Komponen utama yang terdapat pada bensin ialah oktana dan n-heptana. Sebagai bahan bakar kendaraan bermotor, kualitas bensin ditentukan oleh karakteristik jumlah oktan, sama halnya dengan avgas Bilangan oktan pada bensin menunjukkan seberapa besar tenaga yang diberikan terhadap mesin sebelum bensin terbakar habis, serta mewakili karakteristik anti ketukan yang terjadi pada mesin ketika pembakaran sedang berlangsung. Jadi, semakin tinggi jumlah oktan pada bensin maka semakin tinggi juga kualitas bensin tersebut.
 

 

Kerosin (Kerosene)

Kerosin atau lebih identik dengan sebutan minyak tanah merupakan cairan yang tidak berwarna dan mudah terbakar. Kerosin diperoleh dari tahap distilasi minyak bumi dengan suhu 150-275°C dan rentang rantai karbon antara C12-C15. Untuk mengurangi kadar belerang serta pengaratannya, maka kerosin akan diolah lebih khusus pada unit Merox atau Hydrotreater,  serta kualitasnya sebagai bahan bakar minyak akan ditingkatkan di unit hydrocracking.
 

Solar (Diesel)

Solar atau diesel umumnya digunakan sebagai bahan bakar untuk pembakaran pada mesin-mesin diesel, entah itu mesin kendaraan maupun mesin-mesin industri. Solar diperoleh dari proses distilasi minyak mentah pada suhu 200-300°C. Sifat umum pada solar yaitu tidak berwarna atau sedikit kekuning-kuningan, tidak mudah menguap pada temperatur normal, memiliki kandungan sulfur yang lebih tinggi bila dibanding dengan bensin dan kerosin. Selain itu, solar juga memiliki titik nyala yang jauh lebih tingg, yakni antara antara 40-100°C.

 

Aspal

Hasil pengilangan minyak bumi ternyata benar-benar berkaitan erat dengan kendaraan bermotor. Selain sebagai bahan bakar kendaraan, kali ini penulis akan membahas tentang aspal yang sejatinya digunakan untuk membangun jalur transportasi/jalan raya. Aspal adalah hidrokarbon yang bersifat kental dan melekat (adhesive), berwarna cokelat hitam, tahan terhadap air serta mengandung sulfur, oksigen dan klor yang sangat tinggi.

 

Aspal berasal dari fraksi berat minyak bumi (residu) yang diolah menjadi dua jenis, yaitu aspal padat dan aspal cair. Fungsi utama aspal pada jalan raya yaitu: untuk mengikat batuan agar tidak terlepas dari permukaan jalan, sebagai bahan pelapis dan perekat, sebagai pengisi ruang kosong antara agregat kasar, agregat halus dan agregat filter. (diolah dari berbagai sumber/Sri)

Read Me Leave comment

Kandungan Kimia Minyak Bumi

 

 

Minyak bumi terdapat gas di dalamnya dengan komposisi yang berbeda. Gas yang mudah terbakar karena terdapat perangkap dari pengeboran dan proses pengilangan minyak yang dibakar melalui cerobong atau dibuang ke atmosfer. Terdapat beberapa komponen terpenting gas bumi yaitu metana, propan, butana, pentane dan heksana.  Komposisi kandungan minyak dan gas bumi tidak sejenis antara hidrokarbon dan berat.

 

Fisik minyak mudah dikenali dengan jelas, berbeda dengan gas bumi. Pada dasarnya, saat ditemukannya sumur minyak, secara tidak langsung terdapat gas di dalamnya. Karena tidak berwujud dan komposisinya tidak sebanyak minyak, gas bumi yang berasal dari sumur tersebut umumnya dimanfaatkan sebagai energi untuk berbagai kegiatan di sekitar wilayah lapangan produksi minyak itu sendiri (own use).

 

Selain itu, untuk alasan keamanan karena mudah terbakar, gas yang terperangkap dari pengeboran dan proses pengilangan minyak dibakar melalui cerobong (vent sack) atau dibuang ke atmosfer. Tetapi, kegiatan pembakaran gas tersebut menimbulkan pencemaran lingkungan, dan secara tidak langsung juga membuang potensi sumber daya alam lain yang potensial sebagai energi selain minyak.

 

Komponen gas bumi terpenting adalah metana, propan, butana, pentana dan heksana. Jenisnya terdapat associated gas (gas bumi yang terdapat bersama-sama minyak di dalam reservoir/sumur dengan jumlah tidak banyak), dan non-associated gas (gas bumi yang di dalam reservoir, tapi tidak mengandung minyak dalam jumlah yang berarti).

 

Kandungan minyak dan gas bumi di setiap lapangan migas berbeda-beda karena komposisi hidrokarbon dan berat yang tidak sejenis. Sumur produksi dapat menghasilkan fluida yang mengandung campuran minyak, gas dan air. Fluida yang dihasilkan dari beberapa sumur akan dikumpulkan ke pusat pengolahan di suatu stasiun pengumpul (gathering station) untuk memisahkan produk minyak, gas bumi dan komponen lainnya yang dapat diolah menjadi produk petrokimia.

 

Negara yang biasa beli minyak mulai mencari energi alternatif, yaitu gas. Melihat ada peluang permintaan, Indonesia mulai memproduksi liquefied natural gas (LNG) dan liquefied petroleum gas (LPG). Produksi disesuaikan dengan jumlah kebutuhan, baik untuk dalam negeri maupun tujuan ekspor. Sebelumnya, gas bumi yang dihasilkan dibakar percuma dan banyak sumur gas bumi ditutup karena harganya sangat murah.

 

Indonesia pada saat itu pun dikenal sebagai negara eksportir gas terbesar karena kebutuhan untuk dalam negeri dianggap mencukupi sehingga kelebihannya dapat dijual untuk kepentingan pemasukan negara dan menambah cadangan devisa. (diolah dari berbagai sumber/Sri)

 

Read Me Leave comment

Mendongkrak Citra Perusahaan

Perusahaan yang menjalankan program CSR memilik cara pandang dan menjadikan indikator sebagai kesungguhan dalam menjalankannya. Program pelaksanaan CSR merupakan suatu tanggang jawab sosial. Motivasi dalam melaksana CSR untuk mendongkrak dan mengangkat citra perusahaan.

 

Setiap perusahaan memiliki cara pandang yang berbeda terhadap CSR, dan cara pandang yang bisa dijadikan indikator kesungguhan perusahaan tersebut dalam melaksanakan CSR atau hanya sekedar membuat pencitraan di masyarakat. Kategori paradigma perusahaan mempunyai program dalam menerapkan CSR.

 

CSR dapat dipraktekkan lebih karena faktor eksternal, dengan mengendalikan aspek sosial (social driven) maupun mengendalikan aspek lingkungan (environmental driven). Artinya pemenuhan tanggung jawab sosial lebih karena keterpaksaan akibat tuntutan daripada kesukarelaan.

 

Selanjutnya mengendalikan reputasi (reputation driven), yaitu motivasi pelaksanaan CSR untuk mendongkrak citra perusahaan. Korporasi berupaya untuk mendongkrak citra dengan mamanfaatkan peristiwa bencana alam seperti memberi bantuan uang, sembako, medis dan sebagainya, yang kemudian perusahaan berlomba menginformasikan kontribusinya melalui media massa. Tujuannya adalah untuk mengangkat reputasi.

 

Disatu sisi, hal tersebut memang menggembirakan terutama dikaitkan dengan kebutuhan riel atas bantuan bencana dan rasa solidaritas kemanusiaan. Fenomena ini menimbulkan tanda tanya terutama dikaitkan dengan komitmen solidaritas kemanusiaan itu sendiri. Artinya, niatan untuk menyumbang masih diliputi kemauan untuk meraih kesempatan untuk melakukan publikasi positif semisal untuk menjaga atau mendongkrak citra korporasi.

 

Upaya untuk memenuhi kewajiban (compliance). CSR diimplementasikan karena memang ada regulasi, hukum dan aturan yang memaksanya. Misalnya karena ada kendali dalam aspek pasar (market driven). Kesadaran tentang pentingnya mengimplementasikan CSR ini menjadi tren seiring dengan maraknya kepedulian masyarakat global terhadap produk-produk yang ramah lingkungan dan diproduksi dengan memperhatikan kaidah-kaidah sosial.
Kewajiban (compliance) yang dijalankan setiap perusahaan tapi lebih dari sekdar kewajiban (beyond compliance) atau (compliance plus). Diimplementasikan karena memang ada dorongan yang tulus dari dalam (internal driven). Perusahaan telah menyadari bahwa tanggung jawabnya bukan lagi sekedar kegiatan ekonomi untuk menciptakan profit demi kelangsungan bisnisnya, melainkan juga tanggungjawab sosial dan lingkungan. Dasar pemikirannya, menggantungkan semata-mata pada kesehatan finansial tidak akan menjamin perusahaan bisa tumbuh secara berkelanjutan.

 

Perusahaan meyakini bahwa program CSR merupakan investasi demi pertumbuhan dan keberlanjutan (sustainability) usaha. Artinya, CSR bukan lagi dilihat sebagai sentra biaya (cost centre) melainkan sentra laba (profit center) di masa yang akan datang. Logikanya adalah bila CSR diabaikan, kemudian terjadi insiden, maka biaya untuk mengcover resikonya jauh lebih besar ketimbang nilai yang hendak dihemat dari alokasi anggaran CSR itu sendiri. Belum lagi resiko non-finansial yang berpengaruh buruk pada citra korporasi dan kepercayaan masyarakat pada perusahaan.

 

Dengan demikian, CSR bukan lagi sekedar aktifitas tempelan yang kalau terpaksa bisa dikorbankan demi mencapai efisiensi, namun CSR merupakan nyawa korporasi. CSR telah masuk kedalam jantung strategi korporasi. CSR disikapi secara strategis dengan melakukan inisiatif CSR dengan strategi korporsi. Caranya, inisatif CSR dikonsep untuk memperbaiki konteks kompetitif korporasi yang berupa kualitas bisnis tempat korporasi beroperasi. (diolah dari berbagai sumber/Sri)

Read Me Leave comment

Komponen Minyak Bumi dan Gas

 

Minyak bumi yang dilakukan dari hasil pengeboran berupa lumpur dan kemudian menjadi olahan minyak mentah. Kandungan dari minyak bumi ini banyak senyawa aromatic dan  menghasilkan beragam. Hasil dari olahan minyak bumi ini yang terdiri dari bermacam-macam senyawa hidrokarbon.

 

Komposisi minyak bumi. Penampakan fisik minyak bumi sangat beragam, tergantung dari komposisinya. Pada umumnya, minyak bumi yang baru dihasilkan dari sumur pengeboran berupa lumpur berwarna hitam atau cokelat gelap, meskipun ada juga minyak bumi yang berwarna kekuningan, kemerahan, atau kehijauan. Minyak hasil pengeboran ini disebut minyak mentah (crude oil).

 

Minyak bumi tersusun dari senyawa hidrokarbon yang berbeda-beda. Perbedaan ini tergantung dari faktor umur, suhu pembentukan, dan cara pembentukan. Minyak bumi dari Indonesia mengandung banyak senyawa aromatik seperti benzena, sedangkan minyak bumi dari Rusia mengandung banyak senyawa sikloalkana seperti sikloheksana. Berdasar hasil analisis yang sudah dilakukan, diketahui bahwa dalam minyak bumi terdiri atas bermacam-mcam senyawa hidrokarbon, seperti alkana, sikloalkana, dan hidrokarbon aromatik.

 

Glongan alkana yang banyak terdapat dalam minyak bumi yaitu n-alkana dan isoalkana. N-alkana merupakan alkana jenuh berantai lurus dan tidak bercabang, contoh n-oktana.Isoalkana merupakan alkana jenuh yang rantai induknya mempunyai atom C tersier dan bercabang, contoh isooktana.

 

Alkana disebut juga dengan parafin. Parafin merupakan senyawa hidrokarbon tersaturasi (berikatan jenuh) yang mengandung rantai lurus atau bercabang yagn molekulnya hanya terdiri atas atom karbon (C) dan hidrogen (H).

 

Sikloalkana merupakan senyawa hidrokarbon berantai tunggal dan berbentuk cincin. Golongan sikloalkana yang ada dalam minyak bumi adalah siklopentana seperti metil siklopentana dan sikloheksana seperti etil sikloheksana.
Sikloalkana juga dikenal dengan nama naptena. Naptena merupakan senyawa hidrokarbon tersaturasi yang memiliki rumus umum CnH2n dan memiliki ciri-ciri mirip alkana, tetapi mempunyai titik didih lebih tinggi dari alkana. Pembentukan minyak bumi dan gas alam.

 

Hidrokarbon aromatik merupakan hidrokarbon yang tidak tersaturasi, memiliki satu atau lebih cincin planar karbon-6 atau cincin benzena. Pada struktur ini, ataom hidrogen berikatan dengan atom karbon dengan rumus umum CnHn. Jika hidrokarbon aromatik dibakar akan menimbulkan asap hitam pekat dan beberapa bersifat karsinogen. Senyawa hidrokarbon aromatik yang terdapat dalam minyak bumi adalah senaywa benzena. Secara umum, komponen minyak bumi terdiri dari lima unsur kimia, yakni 83-87% karbon, 10-14% hidrogen, 0,05-6% belerang, 0,05-1,5% oksigen, 0,1-2% nitrogen, dan < 0,1% unsur-unsur logam. (diolah dari berbagai sumber/Sri)

Read Me Leave comment

Proses Terbentuknya Minyak Bumi

 

Minyak bumi yang melibatkan kajian bidang kebumian dan ilmu eksak dilakukan oleh orang-orang yang menguasai ilmu kebumian. Kajian yang dilakukan oleh para ahli sebagai tanggung jawab atas pencarian hididrokarbon. Pembentukan hidrokarbon dapat terbentuk dengan adanya bantuan dari sumber. Hidrokarbon yang terbentuk memiliki nilai yang ekonomis untuk diproduksi.

 

Eksplorasi atau pencarian minyak Bumi merupakan suatu kajian panjang yang melibatkan beberapa bidang kajian kebumian dan ilmu eksak. Untuk kajian dasar, riset dilakukan oleh para geologis, yaitu orang-orang yang menguasai ilmu kebumian. Mereka adalah orang yang bertanggung jwab atas pencarian hidrokarbon tersebut. Kandungan minyak di dalam bumi bukan wadah yang menyerupai danau, namun letak kandungan berada dalam pori-pori bantuan bercampur bersama air.

 

Bantuan sumber merupakan batuan yang menjadi bahan baku pembentukan hidrokarbon. biasanya yang berperan sebagai batuan sumber ini adalah serpih. batuan ini kaya akan kandungan unsur atom karbon (C) yang didapat dari cangkang – cangkang fosil yang terendapkan di batuan itu. Karbon inilah yang akan menjadi unsur utama dalam rantai penyusun ikatan kimia hidrokarbon.

 

Tekanan dan Temperatur untuk mengubah fosil tersebut menjadi hidrokarbon, tekanan dan temperatur yang tinggi di perlukan. Tekanan dan temperatur ini akan mengubah ikatan kimia karbon yang ada dibatuan menjadi rantai hidrokarbon.

 

Hirdokarbon yang telah terbentuk dari proses di atas harus dapat berpindah ke tempat dimana hidrokarbon memiliki nilai ekonomis untuk diproduksi. Di batuan sumbernya sendiri dapat dikatakan tidak memungkinkan untuk di ekploitasi karena hidrokarbon di sana tidak terakumulasi dan tidak dapat mengalir. Sehingga tahapan ini sangat penting untuk menentukan kemungkinan eksploitasi hidrokarbon tersebut.

 

Reservoir suatu batuan yang merupakan wadah bagi hidrokarbon untuk berkumpul dari proses migrasinya. Reservoar ini biasanya adalah batupasir dan batuan karbonat, karena kedua jenis batu ini memiliki pori yang cukup besar untuk tersimpannya hidrokarbon. Reservoar sangat penting karena pada batuan inilah minyak Bumi di produksi.

 

Perangkap sangat penting suatu reservoar di lindungi oleh batuan perangkap. tujuannya agar hidrokarbon yang ada di reservoar itu terakumulasi di tempat itu saja. Jika perangkap ini tidak ada maka hidrokarbon dapat mengalir ketempat lain yang berarti ke ekonomisannya akan berkurang atau tidak ekonomis sama sekali. (diolah dari berbagai sumber)

 

Read Me Leave comment