Community Development ; Sebagai Adaptasi Sosial Budaya Perusahaan

Proses adaptasi sosial budaya yang dilakukan oleh perusahaan, pemerintahan pusat dan daerah terhadap kehidupan komunitas lokal merukan suatu community development. Perusahaan merupakan suatu elemen dan mempunyai serangkaian elemen hidup yang berlaku di masyarakat. Elemen merupakan salah satu perusahaan yang masuk kedalam struktur masyarakat sosial setempat dan mempunyai fungsi dengan elemen lainnya.

 

Program yang dijalankan oleh perusahaan dapat membawa komunitas-komunitas lokal yang bergerak menuju kemandirian tanpa merusak tatanan sosial budaya yang ada. Masyarakat yang terdiri dari komunitas lokal, komunitas pendatang dan komunitas perusahaan yang semua komunitas itu saling mempengaruhi, berinteraksi dan beradaptasi sebagai anggota masyarakat.

 

Implementasi lebih lanjut adanya kesetaraan yang saling menghargai dalam sosial budaya dengan beragam atau multikultural. Keseteraan sendiri sebagai suatu kesatuan komunitas, saling menghargai dan mengakui adanya perbedaan yang berarti dengan tidak adanya usaha untuk mendomnasi antar masing-masing stakeholder yang mengandung pengutamaan hak azasi manusia.

 

Community development sebagai kegiatan pengembangan masyarakat yang dilakukan secara sistematis, terencana dan diarahkan untuk memperbesar akses masyarakat guna untuk mencapai kondisi sosial, ekonomi dan kualitas kehidupan yang lebih baik. Pemberdayaan masyarakat (community development) sendiri mempunyai tujuan untuk meningkatkan potensi masyarakat agar mampu meningkatkan kualitas hidup yang lebih baik bagi seluruh warga masyarakat melalui kegiatan-kegiatan swadaya.

 

Perusahaan dalam mencapai tujuan program tersebut dengan meningkatkan kualitas SDM dengan melalui pendidikan formal dan nonformal dengan perlu mendapat prioritas. Memperdayakan masyarakat dengan tujuan ‘ mendidik masyarakat agar menjadi diri mereka sendiri ‘. Tujuan akan tercapai melalui usaha pemberdayaan masyarakat yang mandiri, berswadaya, mampu mengadopsi inovasi dan mempunyai pola pikir yang konsisten. (diolah dari berbagai sumber/Sri)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *